Rasa lelah berhari-hari, sering tak sempat makan, membuat saya banyak uring-uringan.
Mariyah agak takut, beberapa kali ia minta maaf dengan sedih. Aku pun tak segera menjawab, takut lapar menyebabkan emosi meledak.
"Gak papa, kamu hati-hati nanti kalau terluka." Jawabku sambil tetap menikmati makan sore.
Tiba-tiba khadijah berlari melintasi pecahan beling dan membuat kaki kecilnya terluka. Ia menangis, dan ayah menggendong nya menenangkan.
Segera ku cari obat untuk meredakan sakit dan menghentikan darah yang mengalir.
Sekilas mariyah tampak semakin takut. Ia sesenggukan melihat adiknya kesakitan.
Setelah darah berhenti, aku harus segera membersihkan pecahan gelas itu. Sedang mariyah masih diam-diam menangis.
Ku usap kepalanya, "gakpapa, yang penting kak mariyah hati-hati biar gelasnya tidak pecah dan membuat kakak dan adik terluka."
"Iya Mi." Jawabnya.
Bagi kami (orang tua) melihat anak sudah tau kesalahannya dan mau minta maaf itu sudah cukup. Dan kami pun harus menerima setiap perasaan si kecil agar ia mengerti betapa kami peduli pada nya.
#hari7
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
1 komentar: