Beberapa kali saya harus menghela nafas, anak 4,5th itu memberikan pertanyaan yang tak bisa saya jawab.
Bukan pertanyaan aneh-aneh, tapi memang karena emak nya kurang ilmu.
Jika kemaren sempat ditanya ttg air mata dan keringat yang asin, besok nya lagi ditanya kenapa besi berubah warna (berkarat)?
Sore nya pertanyaan baru muncul, kenapa kak mariyah yg tadi haus tapi setelah minum haus nya hilang?
Dan malam ini dapat pertanyaan baru, kenapa gigi bisa berlubang kalau makan coklat atau permen?
Entah besok apalagi?
Emak-emak ini jadi menelan ludah, karena berfikir keras.
Mau nyontek google kok malu sama anak.
Soalnya belum saat nya anak-anak mengenal internet.
Duh, betapa galau emak mu ini.
maafkan emak mu yang ilmu nya tak sampai seujung kotoran kuku.
Terimakasih,
Nak,mendampingi dirimu belajar adalah anugrah yang bisa memaksa emak-emak ini belajar lebih giat lagi.
0 komentar